Kepala Disporabudpar Banjarbaru, A Yani Makkie pimpin proses seleksi EO Pasar Wadai Ramadan 2022. Foto – Tim

MEDIAKITA.CO.ID – Sempat tertunda beberapa tahun akibat merebaknya pandemi Covid-19, tahun 2022 ini Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Disporabudpar Kota Banjarbaru akan kembali menggelar event Pasar Wadai Ramadan.

Kepala Disporabudpar Kota Banjarbaru, Ahmad Yani Makkie menyampaikan bahwa ada 3 lokasi yang diusulkan pihaknya sebagai lokasi pelaksanaan event Pasar Wadai Ramadan, yakni kawasan wisata Hutan Pinus Mentaos, Pasar Bauntung Banjarbaru Jalan RO Ulin, dan Lapangan Dr Murdjani.

“Kami masih menunggu persetujuan pimpinan dalam hal ini Wali Kota Banjarbaru (Aditya Mufti Ariffin),” ungkap Yani Makkie saat ditemui Jurnalis Mediakita.co.id, Jumat (11/3/22).

Yani Makkie menambahkan, nantinya di Pasar Wadai Ramadan itu akan menampilkan hiburan-hiburan bernuansa islami. Seperti maulid habsyi, barudat, juga gambus. Pihaknya menginginkan gelaran event kali ini berbeda dari event-event Pasar Wadai Ramadan sebelumnya.

“Selain itu, kami juga menyediakan buka puasa bersama. Tapi kami mengingatkan kepada para EO untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait,” tutupnya.

Namun, sebelum event tahunan tersebut benar-benar dilaksanakan, Disporabudpar Kota Banjarbaru mengadakan seleksi Event Organizer (EO) untuk pasar wadai tersebut. Seleksi itu digelar di Aula Disporabudpar Banjarbaru, Jumat (11/3/22).

Salah seorang Juri Seleksi EO Pasar Wadai Ramadan Banjarbaru 2022, Noor Purbani Sukma Alamsyah menyampaikan bahwa ada 4 EO yang mendaftar seleksi ini, yakni CB Pradika, Inpedia Adi Jaya Perkasa, dan B-Pro. Namun dari 4 EO tersebut, hanya ada 3 EO yang hadir langsung saat proses seleksi di Disporabudpar.

“Untuk EO yang tidak hadir ini kita nyatakan gugur,” ungkap Bani, sapaan akrabnya.

Bani menambahkan bahwa saat pelaksanaan seleksi ini, pihaknya juga menghadirkan juri dari instansi lainnya, yakni Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perdagangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Dinas PMPTSP), termasuk dari Dinas Pemuda Olahrga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Banjarbaru.

“Hasil dari penjurian tersebut, Insyallah akan menentukan siapa EO yang akan mengerjakan,” tutupnya. (tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *